Puisi Jalaludin Rumi

 

 
 

 

 

Aku mati  sebagai mineral

Dan aku menjelma sebagai tumbuhan

Dan aku mati sebagai tumbuhan

Dan aku lahir kembali sebagai binatang

Dan kini menjadi manusia

 

Kenapa aku harus takut?

Maut tak pernah mengurangi sesuatu dariku

Sekali lagi, aku masih harus  mati sebagai manusia

Dan lahir dari alam para malaikat

 

Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat

Aku harus mati lagi

Karena kecuali Tuhan tak ada yang kekal abadi

Setelah kelahiranku sebagai malikat

Aku masih harus  akan menjelma lagi dalam bentuk yang tak kupahami

 

….Ah biarkan diriku lenyap, memasuki kekosongan,kasunyatan

karena hanya dalam kasunyatan itu terdengar nyanyian mulia

Kepada-Nya kita semua akan kembali

 

(Puisi Jalaludin Rumi yg dikirim per SMS oleh Nis , tiga hari sebelum perjalanan ke dunia keabadian, Sabtu 10 Februari 2007 Pk 14:30 WIB)

FUtURE caR

JAzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

 

 

 

 

 

My Baby

Keylila Rasya Putra
 17032009
 
 
 
 
 

 

 

MY FAmily

Mlaku-Mlaku GaLery

Foto_foto perjalanan ke berbagai tempat di nusantara kapan yah ke Luar Negerinya…….

My Bisnis

Bisnis kecil-kecilan dan  semoga  menjadi bisnis besar-besaran

Ownernya kita berdua ada beberapa karyawan yg bantuin di suport juga sama mertua. Banyak suka dukanya kadang impas kadang untung sedikit itulah namanya bisnis bidang kuliner harus sabar. 

alhamdulillah sih sampai saat ini masih eksis dan mau coba dan coba lainnya sampai kita jadi BIG BOSS punya banyak uang, baik hati, dan dapat jalan-jalan berwisata ke tempat2 yg indah di dunia. Amin

CINTA KASIH

Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki.

Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya,
kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.

Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang kita ambil dalam

kemarahan akan menghantui kita selamanya.

Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.

Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan lainnya.

Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya

waktu tidak dapat kembali....

hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di backward dan Forward.........

HIDUP hanya ada tombol PLAY dan STOP saja....

jangan sampai kita melakukan kesalahan yang

dapat membayangi kehidupan kita kelak.........

yang menjadi sebuah inti hidup adalah "HATI"

hati yang dihiasi belas kasih dan cinta kasih.....

CINTA KASIH merupakan nafas kehidupan kita

yang sesungguhnya.........

 

 

 

BelaJar CiNta

 

Tidak smua keindahan dunia harus Kita genggam.

  1. Bagi orang yang ringan mulut, perlu belajar diam. Mulai dengan memperpendek kata2 ketidakpuasan.
  2. Bagi orang pendiam dan / atau sudah pandai mengendalikan lidah, belajarlah berdoa diam2 di hati, bila disakiti hatinya.  
  3. Jangan membiasakan diri marah terhadap Allah bila dikecewakan hatinya.Bila terhadap Allah pun biasa marah, apalagi terhadap sesama manusia..???
  4. Perlulah kita belajar marah, secukupnya. Marah yang pakai alasan dan pakai aturan atau ukuran.

5.      Marah yang keterlaluan dan keterpanjangan, hanya menambah luka2 di batinsendiri.

  1. Terhadap orang yang tidak / belum dapat diperbaiki, hendaknya kita melatih diri untuk bersabar dan berbelaskasihan. Jangan malahan meningkatkan kemarahan dan kebencian.
  2. Bila ” dia ” tidak / belum dapat berubah, aku sendirilah yang segera mulai mengubah diriku menjadi baik atau lebih baik. Maka terciptalah suatu awal keseimbangan.
  3. Ada orang yang punya fasilitas sedikit tetapi disyukuri banyak. Jika dikecewakan, ia menganggap kekecewaan sebagai hal yang biasa saja, hal yang menimpa setiap orang, di waktu2 tertentu, bahkan ia bisa mengubah kekecewaan menjadi hikmah dan harapan : esok akan lebih baik!!
  4. Ada pula orang2 yang beruntung di dalam usaha2-nya, akan tetapi masih selalu merasa kurang. Bahkan mengiri orang2 lain yang dipandangnya lebih beruntung dan lebih mapan. Lahiriah mewah, tetapi di batin tumbuh luka2 iri dan nafsu serakah yang tak terpuaskan. Ia, si kaya itu, berwajah muram,sepertinya berbedak hitam.
  5. Di hidup ini ada orang2 yang berkedudukan tidak tinggi dan berharta cukup2 saja. Tetapi ia puas dengan yang telah dicapainya dan pantang berambisi lebih. Ia puas dengan yang pas. Dia ini mirip pemain yang pas mendapat kartu2 yang hanya pas2-an baik. Tetapi dia sangat pandai
    menjalankannya, sehingga selalu dinilai sebagai pemenang!!
  6. Kita menderita karena kita cinta kepada orang itu yang memang kesayangan kita.
  7. Kita menderita karena orang kesayangan kita tertimpa malapetaka.
  8. Kita menderita karena orang2 yang sangat kita cintai menyakiti hati kita. Tetapi kita tetap mencintai mereka karena kita tak bisa berhenti mencintai mereka.
  9. Bisa kita coba berhenti mencintai mereka, atau mengubah diri & hati untuk membenci mereka; akan tetapi hasilnya ialah : derita yang lebih parah bagi kita sendiri!!
  10. Tetapi bertahan atau meneruskan mencintai mereka, juga merupakan derita.Akan tetapi menderita karena cinta merupakan pilihan lebih baik daripada menderita karena benci.
  11. Aku mau menderita karena cinta; menderita dalam kesadaran & kebaikan hati; dalam penerimaan yang rela. Dalam doa2 yang Khusu, manis & mengobati hati.
  12. Ada seseorang yang sangat marah kepada sahabatnya dan menentukan niat mau diam saja bila disapanya. Di saat dan tempat tak terduga, ia jumpa dan langsung disapa oleh sahabatnya yang dia benci. Akan tetapi ganti diam /marah, ia senyum dan memeluknya. Ketika tersadari lebih mendalam, ia menyesal!! ” Saya telah salah sikap, ya, saya telah keterlaluan cinta padanya!! Saya telah salah cinta!!”
  13. Ada suatu daya dalam diri masing2 kita yang sungguh agung. Daya yang lebih besar dari yang kita sadari / mengerti.
  14. Cinta yang dalam & berakar lama di batin terdalam, punya daya seperti mukjizat.
  15. Ada daya lain pula yang se-waktu2 mendatangi kita. Daya cinta pemberian Allah!! Pun pula daya2 doa kita & doa orang lain.

JTetap Tersenyum and menikmati hidupJ

 

MAKNA HIDUP

 

Hidup ini bukanlah tentang mengumpulkan nilai. Bukan tentang berapa banyak orang yang menelponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu atau orang yang belum kamu pacari.
 
Bukan tentang siapa yang telah kamu cium, olahraga apa yang kamu mainkan, atau pemuda mana yang menyukaimu.Bukan tentang sepatumu, atau rambutmu, atau warna kulitmu atau tempat tinggalmu atau sekolahmu.
 
 Bahkan juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi mana yang menerima atau tidak menerimamu. Hidup ini bukan tentang apakah kamu memiliki banyak teman atau apakah kamu seorang diri. Dan, bukan tentang apakah kau diterima atau tidak dilingkunganmu.
 
Hidup bukan tentang itu, sama sekali bukan.Hidup adalahTentang siapa saja yang kau cintai dan kau sakiti Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri. Tentang kepercayaan, kebahagiaan dan kasih sayang.
 
Mengatasi rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli dan membina kepercayaanTentang apa yang kau katakan dan kau maksudkan. Tentang menghargai orang apa adanya

Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu.

 

Penuh Cinta Selalu untuk Selamanya,…